TUGAS VB II

Private Sub aplikasipenghitungangaji_Click()

upenghitungangaji.Show

End Sub

 

Private Sub gaji2_Click()

ugaji2.Show

End Sub

 

Private Sub hurufmutu_Click()

uhurufmutu.Show

End Sub

 

Private Sub keluar_Click()

STMIKPringsewu = MsgBox(“apakah anda mau keluar dari progam ini?”, vbYesNo, “warning”)

If STMIKPringsewu = 6 Then

End

Else

file.Show

End If

End Sub

 

Private Sub penjualantiketkeretaapi_Click()

utiketkereta.Show

End Sub

 

Private Sub ptpulangpetang_Click()

uptpulangpetang.Show

End Sub

 

PRAKTIKUM 1

Private Sub Combo1_Click()

Dim GL As String

Dim GP, TJ, PJ, TT As Currency

GL = Combo1.Text

If GL = “I” Then

GP = 15000000

TJ = 150000

ElseIf GL = “II” Then

GP = 2000000

TJ = 200000

ElseIf GL = “III” Then

GP = 2500000

TJ = 250000

Else

GP = 3000000

TJ = 300000

End If

PJ = (GP + TJ) / 10

TT = GP + TJ – PJ

Text4.Text = GP

Text5.Text = TJ

Text6.Text = PJ

Text7.Text = TT

End Sub

 

Private Sub Command1_Click()

Text1.Text = “”

Text2.Text = “”

Text4.Text = “”

Text5.Text = “”

Text6.Text = “”

Text7.Text = “”

Combo1.Text = “”

Text1.SetFocus

End Sub

 

Private Sub Command2_Click()

Text1.Text = “”

Text2.Text = “”

Text4.Text = “”

Text5.Text = “”

Text6.Text = “”

Text7.Text = “”

Combo1.Text = “”

Text1.SetFocus

End Sub

 

Private Sub Command3_Click()

Unload Me

End Sub

 

Private Sub Form_Load()

Combo1.AddItem “I”

Combo1.AddItem “II”

Combo1.AddItem “III”

Combo1.AddItem “IV”

End Sub

 

 

 

 

PRAKTIKUM 2

Private Sub Command1_Click()

Dim GP, TJ, POT, GK, PJ, GD As Currency

GP = Val(Text1.Text)

TJ = Val(Text2.Text)

POT = Val(Text3.Text)

GK = GP + TJ – POT

PJ = (GK * 10) / 100

GD = GK – PJ

Text4.Text = GK

Text5.Text = PJ

Text6.Text = GD

End Sub

 

Private Sub Command2_Click()

Text1.Text = “”

Text2.Text = “”

Text3.Text = “”

Text4.Text = “”

Text5.Text = “”

Text6.Text = “”

Text1.SetFocus

 

End Sub

 

Private Sub Command3_Click()

Unload Me

End Sub

 

 

 

Pratikum 3

Private Sub Combo1_Click()

Dim NPM, NM, JR As String

NPM = Combo1.Text

If NPM = “11100012” Then

NM = “BINTANG ANDROMEDA”

JR = “SISTEM INFORMASI_S1”

ElseIf NPM = “11100076” Then

NM = “FITRA DWI MARTHIN”

JR = “SISTEM INFORMASI_S1”

ElseIf NPM = “11100010” Then

NM = “MAULANI”

JR = “SISTEM INFORMASI_S1”

End If

Text2.Text = NM

Text3.Text = JR

End Sub

 

 

Private Sub Command1_Click()

Dim NQ, NT, UTS, UAS, NA As Integer

Dim HM As String

NQ = Val(Text4.Text)

NT = Val(Text5.Text)

UTS = Val(Text6.Text)

UAS = Val(Text7.Text)

NA = (NQ + NT + UTS + UAS) / 4

If NA < 50 Then

HM = “E”

ElseIf NA < 60 Then

HM = “D”

ElseIf NA < 70 Then

HM = “C”

ElseIf NA < 80 Then

HM = “B”

Else

HM = “A”

End If

Text8.Text = NA

Text9.Text = HM

End Sub

 

Private Sub Command2_Click()

Text2.Text = “”

Text3.Text = “”

Text4.Text = “”

Text5.Text = “”

Text6.Text = “”

Text7.Text = “”

Text8.Text = “”

Text9.Text = “”

Combo1.Text = “”

Combo1.SetFocus

End Sub

 

Private Sub Command3_Click()

Unload Me

End Sub

 

Private Sub Form_Load()

Combo1.AddItem “11100010”

Combo1.AddItem “11100012”

Combo1.AddItem “11100016”

 

End Sub

 

 

 

Private Sub Text4_KeyPress(KeyAscii As Integer)

If KeyAscii = 13 Then

Text5.SetFocus

End If

End Sub

 

 

 

Private Sub Text5_KeyPress(KeyAscii As Integer)

If KeyAscii = 13 Then

Text6.SetFocus

End If

End Sub

 

 

Private Sub Text6_KeyPress(KeyAscii As Integer)

If KeyAscii = 13 Then

Text7.SetFocus

End If

End Sub

 

 

 

Private Sub Text7_KeyPress(KeyAscii As Integer)

If KeyAscii = 13 Then

Command1.SetFocus

End If

End Sub

 

PRAKTIKUM 4

Private Sub CMDPROSES_Click()

Dim s As String

s = Mid(txtnik.Text, 9, 1)

If s = “A” Then

txtgolongan.Text = “A”

txtjabatan.Text = “MANAGER”

txtgapok.Text = “3000000”

txttunjangan.Text = “875000”

 

ElseIf s = “B” Then

txtgolongan.Text = “B”

txtjabatan.Text = “KA SEKSI”

txtstatus.Text = “2500000”

txttunjangan.Text = “525000”

 

ElseIf s = “C” Then

txtgolongan.Text = “C”

txtjabatan.Text = “staff”

txtgapok.Text = “2000000”

txttunjangan.Text = “325000”

 

End If

 

s = Left(txtnik.Text, 3)

If s = “KEU” Then

txtjabatan.Text = “ACCOUNTING”

ElseIf s = “ADM” Then

txtbagian.Text = “ADMINISTRATION”

ElseIf s = “SDM” Then

txtbagian.Text = “GENERAL AFFAIR”

ElseIf s = “EDP” Then

txtbagian.Text = “IT UNIT”

ElseIf s = “SPM” Then

txtbagian.Text = “SECURITY”

End If

 

s = Right(txtnik.Text, 1)

If s = “S” Then

txtkodestatus.Text = “S”

txtstatus.Text = “SINGLE”

ElseIf s = “M” Then

txtkodestatus.Text = “M”

txtstatus.Text = “MENIKAH”

ElseIf s = “D” Then

txtkodestatus.Text = “D”

txtstatus.Text = “DUDA”

ElseIf s = “J” Then

txtkodestatus.Text = “J”

txtstatus.Text = “JANDA”

End If

 

s = Mid(txtnik.Text, 5, 4)

txttahun.Text = s

txttotalgaji.Text = Val(txtgapok.Text) + Val(txttunjangan.Text)

 

 

 

 

End Sub

 

Private Sub Command2_Click()

txtnama.Text = “”

txtnama.SetFocus

txtnik = “”

txtgolongan = “”

txtkodestatus = “”

txttahun = “”

txtjabatan = “”

txtbagian = “”

txtgapok = “”

txttunjangan = “”

txttotalgaji.Text = “”

txtstatus.Text = “”

End Sub

 

Private Sub Command3_Click()

txtnama.Text = “”

txtnama.SetFocus

txtnik = “”

txtgolongan = “”

txtkodestatus = “”

txttahun = “”

txtjabatan = “”

txtbagian = “”

txtgapok = “”

txttunjangan = “”

txttotalgaji.Text = “”

txtstatus = “”

End Sub

 

Private Sub Command4_Click()

End

End Sub

By ratn4stmik

Indonesia Perlu Contoh Dubes Australia

Selasa, 12 Juni 2012 07:19 wib

JAKARTA – Ketua Komisi Nasional (Komnas) Hak Asasi Manusia (HAM), Ifdhal Kasim berharap agar Duta Besar (Dubes) Indonesia mampu memetik pelajaran dari sikap yang dilakukan oleh Duta Besar Australia di Indonesia, yang dengan maksimal mampu memberikan perlindungan terhadap warga negaranya.
Hal ini dapat dilihat dari upaya untuk memberikan perlindungan secara hukum oleh dubes Australia, terhadap salah seorang warga negaranya yang menjadi terpidana kasus penyelundupan narkoba, Schapelle Leight Corby.

“Harusnya kedutaan kita meniru kedutaan Australia di Indonesia pada kasus Corby, dimana dubesnya sangat memperhatikan warga negaranya. Tapi juga ya harus menggunakan  hukum setempat, hukum negara yang bersangkutan,” kata Kasim kepada Okezone di Jakarta, Senin (11/06/2012).

Menurut Ifdhal, memang salah satu tugas utama seorang dubes adalah memberikan perlindungan hukum terhadap warga negaranya, serta melakukan pendekatan dengan pemerintah setempat jika terjadi permasalahan dengan warga negaranya.

“Dia memang harus salah satunya memberikan perlindungan kepada warganya di luar negeri. Sebagian pelayanan utama dari kedutaan. Kemampuan politik tingkat tingginya yang kita harapkan dari seorang diplomat (dubes). Aktif melakukan pendekatan, bukan hanya berpangku tangan,” jelasnya.

Selain itu, sambung Ifdhal, seorang dubes juga harus memiliki kemampuan loby yang sangat baik. Hal ini diperlukan untuk meminimalisir resiko hukuman jika warga negaranya terlibat dalam suatu masalah atau kasus.

“Masalah itu kan terkait dengan bagaimana sistem tenaga kerja ketika ditempatkan di luar negeri. Termasuk sistem hukum. Yang penting adalah aktor ini (dubes), menjembatani atau berdialog. Dan kemampuan dalam berdiplomasi, di negara dimana dia ditempatkan. Jadi lobinya harus mahir betul,” paparnya.

Untuk itu, maka seorang dubes harus memiliki visi serta komitmen yang kuat. Karena dubes bertugas untuk menjalin komunikasi dengan negara lain, namun di sisi lain dia juga harus memberikan keamanan hukum terhadap warga negaranya.

“Fungsi dubes ini kan memfasilitasi, komunikasi hubungan kerja dengan negara kita, memperlancar arus dagang, mempromosikan Indonesia, dan juga memberikan pelayanan warga Indonesia. Jadi harus memiliki visi dan komitmen yang kuat,” pungkasnya.

By ratn4stmik

KPK Periksa Ajudan Gubernur dan Sekda Riau

Selasa, 12 Juni 2012 10:45 wib
KPK (Foto: Heru/Okezone)

JAKARTA – Sekretaris Daerah (Sekda) Riau Wan Syamsir Yus, menyambangi Gedung Komisi Pemberantasa Korupsi (KPK) untuk menjalani pemeriksaan dalam kasus dugaan suap perubahan Perda No 6 Tahun 2010 tentang penyelenggaraan PON ke-18.

Wan datang bersama dua orang lainnya. Dia tiba ke KPK sekira pukul 10.00 WIB dengan menggunakan kemeja putih dan celana gelap. Wan menolak berkomentar ketika dimintai keterangan perihal kedatangannya ke KPK.

Selain Wan, KPK hari ini menjadwalkan pemeriksaan terhadap Ajudan Gubernur Riau, Said Faisal, untuk kasus yang sama. “Keduanya diperiksa dengan status saksi,” kata Kabag Pemberitaan dan Informasi KPK, Priharsa Nugraha, saat dikonfirmasi Selasa (12/6/2012).

KPK telah menetapkan empat tersangka dalam kasus suap pengesahan revisi Peraturan Daerah (Perda) Nomor 6 Tahun 2010 tentang Penambahan Anggaran Pembangunan Arena (venue) PON XVIII Provinsi Riau. Empat tersangka itu telah ditahan setelah KPK memiliki cukup bukti keterlibatan mereka dalam kasus dugaan suap tersebut.

Empat tersangka tersebut adalah M Faisal Aswan selaku anggota DPRD dari Fraksi Parta Golkar, Muhammad Dunir dari Fraksi PKB, Eka Dharma Putra selaku Kepala Seksi Pengembangan Sarana Prasarana Dinas Pemuda dan Olah Raga (Dispora) Provinsi Riau dan Rahmat Syahputra selaku karyawan PT Pembangunan Perumahan (PP) Persero.

By ratn4stmik

SBY dan Sesepuh Demokrat Kumpul di Sahid

Selasa, 12 Juni 2012 10:58 wib
Ilustrasi (Foto: Dede K/okezone)

JAKARTA – Forum Komunikasi Pendiri dan Deklarator Partai Demokrat bersama Dewan Pimpinan Daerah (DPD), serta DPP PD akan menggelar pertemuan di Hotel Grand Sahid Jaya, Jakarta, besok. Pertemuan itu juga akan dihadiri oleh Ketua Dewan Pembina PD Susilo Bambang Yudhoyono.

Sekjen Forum Komunikasi Pendiri dan Deklarator Partai Demokrat, Sutan Bhatoegana mengungkapkan pertemuan tersebut merupakan ajang konsolidasi. Namun secara pasti, kata Sutan, dirinya tidak mengetahui pembicaraan DPD nantinya.

“SBY setuju besok malam datang, selain DPD diundang, DPP juga ikut. Ketua DPD I sudah hadir di sini, mungkin nanti konsolidasi. Kami dari forum komunikasi tidak tahu apa yang dibicarakan kalau ada konsolidasi DPD,” ungkap Sutan kepada wartawan, Selasa (12/6/2012).

Sementara saat ditanya perihal pertemuan di kediaman pribadi SBY di Puri Cikeas, Bogor, nanti malam, Sutan tidak mengetahuinya. Menurut dia, kehadiran DPD lantaran diundang oleh forum pendiri dan deklator pada pertemuan besok.

“Saya enggak tahu yang itu. DPD I datang ke sini diundang untuk ikut besok. Kalau dipanggil ke Cikeas enggak salah dong, tapi saya enggak tahu. Kalaupun ada pertemuan Cikeas, hanya konsolidasi untuk besok,” kata dia.

Wakil Ketua DPP PD itu menjelaskan bahwa pertemuan di Grand Sahid Jaya merupakan ajang silaturahim untuk membuktikan bahwa semua elemen pendukung PD termasuk para pendiri PD mendukung mengawal program pemerintah hingga akhir jabatan SBY sebagai Presiden berakhir.

“Silahturahmi, gerakan moral menunjukkan kepada DPP dan pihak luar, kami pendiri tetap bersatu di belakang Pak SBY untuk mengawal program pemerintah,” jelasnya.

Forum silaturahim merupakan media yang paling tepat bagi para pendiri sebab mayoritas para pendiri tidak masuk dalam struktur kepengurusan di PD.

“Karena pendiri kan kebanyakan tidak ada dalam struktur, jadi kita silahturahmi. Tujuannya untuk menyemangati Demokrat, pendiri masih ada di belakang Pak SBY. Kita mengingatkan lagi perilaku politik bersih cerdas dan santun,” imbuhnya.

Pertemuan itu juga kata dia, untuk mensolidkan barisan partai karena selama beberapa bulan terakhir serangan terhadap partai belum usai. Dia menegaskan bahwa pertemuan itu bukan untuk membahas KLB.

“Ada satu dua, kan delapan bulan terakhir, badai terus menghadang Demokrat, sebagai pendiri kita prihatin, jadi bersama-sama memperbaiki. Ini bukan untuk Kongres Luar Biasa (KLB), kita harus kompak,” pungkasnya.

By ratn4stmik

Pemkot Depok Terapkan Sehari Tanpa Mobil Dinas

12/06/2012 10:58
Pemerintah Kota Depok, Jawa Barat, mulai Selasa (12/6), memberlakukan kebijkan sehari tanpa mobil dinas, One Day No Car. Sebagai wujud kesungguhan, Wali Kota Depok Nurmahmudi Ismail bersama semua kepala dinas, camat, dan lurah melakukan sosialisasi dengan naik sepeda motor ke Balai Kota.

Nurmahmudi mengatakan kebijakan One Day No Car ditetapkan berdasarkan rapat dan keputusan bersama Wali Kota dan seluruh kepala dinas dan tertuang dalam surat keputusan Wali Kota. Selain untuk penghematan APBN terkait pelarangan pengunaan BBM subsidi kepada seluruh BUMN dan BUMD, kebijakan sehari tanpa mobil dinas ini juga untuk penghematan energi.

Sejumlah pegawai negeri sipil pun mendukung kebijakan ini dan mengaku untuk penghematan energi. Mereka yakin kebijakan ini akan efektif. Namun demikian tetap saja dipertanyakan keefektifannya. Sebab masih banyak mobil dinas di Pemkot Depok yang berseliweran di jalan.

Begitu juga dengan One Day No Rice yang hanya sekadar kebijakan tapi masih banyak PNS yang makan ansi pada Selasa, hari diberlakukannya Sehari Tanpa Nasi. SCTV bahkan memergoki PNS perempuan sedang memesan nasi soto ayam saat sarapan. Namun dengan gugup PNS itu langsung keluar dari lapak soto dan membantah memakan nasi.(JUM)

By ratn4stmik

Samsung Bantah Rencana Beli Nokia

Selasa, 12 Juni 2012 | 09:31 WIB

reuters.com

KOMPAS.com – Kabar yang beredar minggu lalu tentang rencana Samsung membeli Nokia segera mendapat bantahan dari salah satu perusahaan terkait. Seperti dilansir oleh The Next Web, pihak Samsung mengatakan bahwa kabar tersebut “tidak benar” dan “hanya spekulasi”.

Sebelumnya, pemberitaaan tentang rencana akuisisi oleh Samsung telah mengakibatkan harga saham Nokia melonjak sebesar 6 persen pada penutupan perdagangan hari Jumat, 8 Juni 2012. Bantahan Samsung yang dinyatakan kemarin (11/6/2012) mengakibatkan harga saham Nokia turun 2 persen.

Pada 2011, Samsung juga sempat dikabarkan bakal membeli Nokia.

Samsung adalah vendor ponsel pintar Android terbesar di dunia yang pada perempat pertama 2012 melewati posisi Nokia sebagai produsen ponsel nomer satu dengan menjual 45 juta unit smartphone.

Di sisi lain, Nokia memilih sistem operasi Windows Phone dari Microsoft untuk ponsel pintarnya. Perusahaan asal Finlandia ini sedang berusaha bangkit kembali dengan merilis model-model produk baru, termasuk seri ponsel terjangkau Asha.

 

By ratn4stmik

Developer Indonesia Raup Ratusan Juta dari Google Play

 Selasa, 12 Juni 2012 | 09:58 WIB

Screenshot HiQ MP3 Recorder

Oleh: Firman Nugraha*

Beberapa waktu lalu saya tidak sengaja menemukan sebuah aplikasi buatan pengembang aplikasi Android asal Indonesia di Google Play, Hi-Q MP3 Recorder.

Uniknya, aplikasi buatan pengembang aplikasi asal Indonesia ini jenisnya aplikasi berbayar dan sudah diunduh puluhan ribu kali berdasarkan statistik yang ditampilkan di Google Play.

Saya tertarik untuk menggali lebih dalam tentang aplikasi ini dan berhasil mengontak pengembang aplikasinya, yaitu Yuku Sugianto. Yuku lahir dan menjajaki sekolah hingga SMA di Bandung sebelum pindah ke Singapura untuk perkuliahannya di Nanyang Technological University.

Ia membuat sendiri aplikasi Hi-Q MP3 Recorder sekitar 2 tahun lalu dan kini telah diunduh sebanyak lebih dari 30.000 kali. Aplikasinya sendiri saat ini dijual seharga 3,99 USD.

Awalnya, aplikasi itu sempat dijual seharga 2.99 USD, Yuku kemudian menaikkan harga aplikasi ini karena melihat peminatnya yang cukup banyak.

Jika dikalkulasikan, maka Hi-Q MP3 Recorder telah menghasilkan antara Rp. 807.300.000 – Rp. 1.077.300.000 atau rata-rata menghasilkan puluhan juta rupiah tiap bulannya (belum termasuk pemotongan 30% dari Google), angka yang cukup besar menurut saya.


Bagaimana Agar Berbayar?

Pengembang aplikasi Android di Indonesia tentu tahu bahwa mereka saat ini tidak dapat merilis aplikasi berbayar di Google Play. Hal yang sama juga dialami Yuku ketika merilis aplikasi 2 tahun lalu, walaupun dia saat itu sedang di Singapura.

Yuku mengatakan untuk menyiasati hal ini cara yang ia lakukan adalah dengan meminta tolong kepada teman yang tinggal atau setidaknya punya akun bank di Amerika Serikat.

Nah, hasil penjualannya di Google Play kemudian akan dimasukkan ke rekening sang teman. Kemudian temannya mengirimkan hasil penjualan aplikasinya lewat PayPal, dengan biaya (hanya) 5 USD sekali kirim.

Menjual aplikasi berbayar tentu lebih sulit dibandingkan merilis aplikasi secara gratis di Google Play.

Menurut Yuku, kebanyakan orang tidak berani membeli aplikasi berbayar di Google Play. Kecuali, ada versi demonya atau aplikasi dan pengembangnya sudah terkenal lewat media lain.


Tips Memasarkan Aplikasi

Untuk pemasaran aplikasinya, ia bahkan tidak memakai media apa pun selain Google Play. Tidak ada Fan Page Facebook, Twitter, dan sebagainya.

Tips dari Yuku ternyata cukup sederhana. ia mengusahakan untuk membuat aplikasi serapih mungkin dengan sedikit fitur dulu.

Tujuannya, pengguna puas dan memberi rating tinggi sekaligus menyarankannya kepada pengguna-pengguna lain. Nah, Google Play akan secara otomatis meletakkan aplikasi dengan rating tinggi di atas.

Setelah rilis dengan fitur yang sederhana tapi memuaskan, baru diikuti dengan rilis kecil-kecil. Ia mengaku tak mau pengguna kaget dengan banyak fitur baru yang belum tentu bekerja dengan baik.

Fungsional

Tujuan aplikasi Hi-Q MP3 Recorder menurut Yuku sebetulnya sederhana saja, yaitu memaksimalkan pemanfaatan mikrofon.

Sejak bertahun-tahun lalu ia tidak pernah puas dengan kualitas file rekaman pada ponsel Nokia S60 maupun yang berbasis Android. Padahal kalau ia cek mikrofonnya, dan rekam dalam format WAV, kualitasnya ternyata bagus sekali.

Memang hasil rekaman WAV itu ukurannya sangat besar, karena itu ia pikir perlu dikompresi menjadi MP3. Sayang pemrograman Symbian S60 saat itu dirasakannya sulit sekali, jadi baru ia wujudkan pada Android.

Ke depan, rencananya Yuku akan terus memperbaharui aplikasi ini dengan menambah fitur-fitur seperti widget di home screen Android, encode ke format OGG, Dropbox sync dan sebagainya.

By ratn4stmik

17 Siswa Berkebutuhan Khusus Ikut Ujian SNMPTN

 Selasa, 12 Juni 2012 | 11:22 WIB

 

KOMPAS/FERGANATA INDRA RIATMOKO
Mengecek Lokasi Ujian SNMPTN – Calon mahasiswa mengecek tempat duduk yang akan mereka gunakan saat mengikuti Seleksi Nasional Masuk Perguruan Tinggi Negeri (SNMPTN) keesokan harinya di Universitas Negeri Yogyakarta, Sleman, DI Yogyakarta, Senin (11/6/2012). SNMPTN berlangsung serentak selama dua hari ini dan menjadi ajang perebutan kesempatan menimba ilmu di perguruan tinggi negeri.

 

JAKARTA, KOMPAS.com – Peserta Seleksi Nasional Masuk Perguruan Tinggi Negeri (SNMPTN) 2012 yang masuk dalam kategori berkebutuhan khusus di panitia lokal 30 DKI Jakarta mengikuti ujian di Universitas Negeri Jakarta (UNJ).

Rektor UNJ, Bedjo Sujanto, mengatakan dari tahun ke tahun UNJ selalu menjadi tempat untuk digelarnya ujian SNMPTN, terutama bagi peserta yang berkebutuhan khusus. Hal itu dikarenakan UNJ memiliki fasilitas lengkap untuk melayani peserta berkebutuhan khusus secara khusus.

“Kami selalu dijadikan tempat untuk ujian peserta berkebutuhan khusus karena memiliki fasilitas pendukung lengkap dan program studi guru sekolah luar biasa,” kata Bedjo, Selasa (12/6/2012), di Jakarta.

Untuk tahun ini, tercatat ada 17 peserta berkebutuhan khusus yang mendaftar ujian tulis SNMPTN. Akan tetapi, dari pantauan Kompas.com, hanya 15 peserta yang datang dan mengikuti ujian hari ini.

Sesuai standar operasionalnya, peserta berkebutuhan khusus tidak diberikan naskah soal dalam bentuk Braille. Akan tetapi, pelayanan khususnya diberikan melalui 2 pendamping kepada masing-masing peserta ujian tulis. Seorang pendamping bertugas membacakan soal, dan seorang lainnya membantu peserta memondahkan jawaban peserta ke lembar naskah jawaban.

Waktu pengerjaan soal untuk peserta berkebutuhan khusus juga dibedakan. Jika waktu normalnya 120 menit, maka peserta berkebutuhan khusus disediakan waktu 30 menit lebih lama. Setelah hari ini, ujian tulis akan digelar sampai besok, Rabu (13/6/2012).

By ratn4stmik

Persaingan SNMPTN Tahun Ini Sangat Ketat

 Selasa, 12 Juni 2012 | 11:01 WIB
HERRY MURDI HERMAWAN/BANJARMASIN POST Ilustrasi: Ujian SNMPTN

JAKARTA, KOMPAS.com – Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud), Mohammad Nuh memastikan ada ratusan ribu siswa bakal tak lolos Seleksi Nasional Masuk Perguruan Tinggi Negeri (SNMPTN) jalur ujian tulis. Hal itu terjadi lantaran jumlah pendaftar jauh lebih tinggi dibandingkan daya tampung SNMPTN 2012.

“Saya pastikan akan ada banyak siswa yang tidak lolos SNMPTN. Mau tidak mau, tapi itu pasti terjadi,” kata Nuh saat melakukan inspeksi mendadak di Universitas Negeri Jakarta (UNJ), Selasa (12/6/2012).

Nuh menjelaskan, secara nasional pendaftar SNMPTN mencapai 618.804 ribu. Sedangkan daya tampungnya jauh lebih kecil, hanya sekitar 150 ribu. Dapat diartikan, hampir 500 ribu peserta SNMPTN yang tidak lolos.

“Yang belum berkesempatan diterima jangan berputus asa. Jumlah yg gagal jauh lebih banyak, masih ada kesempatan melalui jalur mandiri, atau politeknik dan perguruan tinggi swasta,” ujarnya.

 

By ratn4stmik

Aplikasi Foto Panorama ‘Photosynth’ Hadir di Windows Phone

 Selasa, 12 Juni 2012 | 10:50 WIB

Microsoft
Aplikasi foto panorama Photosynth

KOMPAS.com – Aplikasi foto panorama Photosynth besutan Microsoft akhirnya tersedia untuk smartphone berbasis Windows Phone, dan bisa diunduh gratis di toko aplikasi Marketplace sejak akhir Mei 2012.

Photosynth memungkinkan pengguna membuat foto panorama 360 derajat yang ciamik.

Pengguna cukup mengambil gambar dengan menggerakan kamera secara berputar. Setiap frame akan terisi oleh foto tunggal. Setelah melakukan roll kamera 360 derajat, maka aplikasi ini secara otomatis menjahit foto-foto tersebut dan menghasilkan panorama 360 derajat.

Arah foto panorama yang dihasilkan Photosynth bisa vertikal maupun horizontal, tidak seperti fitur panorama bawaan di smartphone maupun kamera saku digital, yang kebanyakan hanya bisa horizontal.

Screenshot Photosynth (1)

Pengguna dapat membagikan foto panorama di situs Photosynth, lalu situs jejaring sosial macam Facebook dan Twitter, serta layanan pemetaan Bing Maps dari Microsoft.

Jika Anda penasaran seperti apa foto panorama hasil karya pengguna Photosynth, dapat mengunjungi situs resminya. Unduh plug-in Silverlight sebesar 6MB, agar Anda bisa menikmati foto-foto panorama Photosynth.

Photosynth pertama kali diluncurkan setahun lalu untuk perangkat berbasis iOS. Photosynth menjadi aplikasi foto urutan 23 terbaik di toko aplikasi Apple App Store dengan rating 4,5 bintang, dan telah diunduh sebanyak 6 juta kali.

Aplikasi ini merupakan hasil penelitian Microsoft Labs Live dan University of Washington.

Screenshot Photosynth (2)

By ratn4stmik